Strategi Jitu Untuk Menuju Passive Income

Setelah anda membaca tiga artikel sebelumnya terutama yang ke-3 maka akan dapat diketahui dimana posisi diri kita saat ini maksudnya adalah masuk dalam katagori tipe-1 [zona E] atau tipe-2 [ zona S] atau tipe-3 [zona P] atau tipe-4 [zona I]. Disebutkan bahwa tipe-1 [zona E] dan tipe-2 [zona S] adalah populasi terbesar yaitu 90% ( sebagian besar orang berada pada zona ini ), masih active income (penghasihan aktif ) berarti masih rentan bila ditinjau dari segi penghasilan dan masih terikat waktu, sedangkan tipe-3 [zona P] dan tipe-4 [zona I] populasinya hanya 10%, tidak terikat waktu, passive income (penghasilan pasif).

Banyak orang yang sudah lama bahkan sampai bertahun-tahun berada di zona E dan S merasa aman dan nyaman saja, padahal di kedua zona inilah bahaya selalu mengintai setiap waktu karena begitu mendapat sedikit permasalahan dan cobaan hidup maka sangat terasa sekali hantamannya. Siapkah diri kita untuk menghadapi hal ini sewaktu-waktu ?

Misalkan kebutuhan rutin yang dikeluarkan setiap bulan, berapa biaya untuk beli pulsa Hp, bayar listrik, bensin, uang sekolah anak dan lain sebagainya, kebutuhan yang tidak rutin seperti di musim penghujan sekarang ini, banyak orang yang jatuh sakit bahkan bisa satu keluarga, berapa biayanya untuk berobat ke Klinik atau Rumah Sakit dan kebutuhan belanja lainnya, semua itu memerlukan anggaran (biaya) yang tidak sedikit.
Jadi untuk mengatasi hal ini semua adalah dengan strategi jitu yaitu “berubah arah” secara cepat dan “mengambil keputusan” dengan penuh keyakinan.

CashFlow Quadran E-->S

Dapat anda lihat kembali gambar “CashFlow Quadrant” pada artikel sebelumnya yang ada alur warna merah, itulah alur yang perlu anda lalui secara bertahap dengan segala tantangannya yang siap anda hadapi. Apakah harus 100% seperti ini, jawabnya tidak. Secara ekstrem bergerak dari zona E ke P bagaimana, apakah bisa ? Tetap bisa tetapi hanya orang-orang tertentu saja, tidak banyak. Disini kita mengikuti jalur warna merah saja yang terjadi pada orang kebanyakan.

Langkah jitu ini sebenarnya sederhana tapi kebanyakan orang masih ragu-ragu atau belum percaya karena orang yang mengajak diri kita mungkin belum kenal atau baru kenal namanya saja , inilah kendala pertama yang harus dihadapi. Jadi yang pertama adalah harus “berani memberikan kepercayaan” kepada orang yang mengajak atau sering menghubungi kita baik via email atau media sosial lainnya. Memberikan kepercayaan dengan keyakinan merupakan tanda-tanda orang yang rendah hati. Ikuti terus dan “jalin hubungan” sehingga seolah-olah kita sudah kenal lama atau familiar.

Kendala berikutnya yang banyak orang tidak sadari adalah melihat orang yang mengajak kok belum sukses-sukses amat. Perlu diketahui bila orang yang mengajak diri kita sudah pada “jalur berpikir dan bertindak” seperti orang sukses serta “lingkungan pergaulannya” dekat dengan orang-orang sukses maka kesuksesan itu tinggal menunggu waktu saja. Pandangan berpikir seperti inilah yang perlu dipahami oleh banyak orang karena cara berpikir orang kebanyakan adalah ingin cepat terjadi atau instan untuk sukses sehingga pandangan ini yang justru jadi penghalang utama.

Semua orang yang sukses itu “membutuhkan waktu utuk berproses”, sebisa mungkin diharapkan masuk tahun kedua sudah mulai menampakkan hasilnya dan bila belum ada hasilnya maka perlu dievaluasi lagi karena kemungkinan langkah-langkah setiap harinya ada yang menyimpang dari petunjuk, jadi ada evaluasi kerja mingguan, bulanan dan tahunan. Kemudian siapa yang mengevaluasi ini semua, tentu diri kita dibantu oleh “pelatih atau coach” atau orang yang sudah diberikan kepercayaan, jadi ada komunikasi yang intens atau terus menerus, kalo di bisnis online bisa dengan media social atau mengikuti trainingnya. Langkah yang sedang saya ceritakan ini dari posisi zona E menuju zona S yaitu bagaimana langkah-langkah supaya orang “mempunyai bisnis sendiri” [ independent bisnis owner].

Mungkin didalam hati ada yang bertanya, kok untuk sukses lama banget ya nunggunya sampai satu tahun ? Perlu diketahui juga bahwa menuju satu tahun tentu setiap bulannya juga sudah ada penghasilan meskipun belum seperti yang kita harapkan jadi tidak perlu berkecil hati. Disini dalam proses satu tahun adalah waktu yang dibutuhkan untuk menanam benih atau “membuat sistem” di jaringan bisnis anda, kalo sistem yang dibuat tahap demi tahap tepat dan benar maka di kemudian hari sistem inilah yang bekerja didalam bisnis anda [untuk memahami bisa baca artikel sebelumnya].

Sampai disini kerangka berpikir anda sudah mulai terarah karena adanya strategi jitu dengan mengambil keputusan untuk berubah arah. Keputusan ini terjadi karena adanya keberanian sebagai modal awal dan memberikan kepercayaan kepada orang yang baru dikenal. Dengan komunikasi yang terus-menerus maka mengangkat pelatih atau coach dengan penuh keyakinan merupakan “terobosan” dalam menuju passive income. Dengan bergulirnya waktu maka yang dilakukan setiap hari adalah suatu rangkaian cara atau metode untuk membentuk sistem didalam bisnis anda. Inilah alur pemahaman dalam menuju passive income tetapi disini anda baru dalam zona S yaitu bisnis milik anda sendiri [ independent bisnis owner ].

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *