Kebutuhan sandang pangan papan

Hasrat hidup manusia pada umumnya adalah mengatasi kebutuhan sandang pangan papan yang layak. Hampir semua orang dewasa terutama yang sudah mempunyai rasa tanggung jawab dengan masa depannya maka mau tidak mau dengan sadar atau tidak sadar harus berusaha untuk mendapatkannya.
sandang pangan papan

Berbagai macam cara untuk mendapatkan kebutuhan primer tersebut, misalnya bekerja sebagai pegawai negeri sipil, menjadi karyawan atau karyawati di suatu instansi BUMN, swasta , berwirausaha bahkan memiliki usaha sendiri dan masih banyak sekali yang pada prinsipnya bagaimana mendapatkan uang secara halal sehingga diharapkan ada keberkahannya.

Dari hasil bekerja tersebut akan mendapatkan uang sebagai imbalan tapi kebanyakan uang yang didapatkan setiap bulannya masih belum cukup untuk memenuhi kebutuhan sandang pangan papan karena pengeluaran lebih besar daripada pemasukkannya. Jadi namanya kebutuhan pokok misalnya rumah maka mau tidak mau sewa kamar atau kontrak rumah sebagai tempat tinggal atau bahkan membeli rumah dengan sistem kredit atau angsuran . Inilah namanya suatu perjuangan hidup manusia, didalam prosesnya tentu akan berhadapan dengan segala macam persoalan dan tantangan yang tidak akan pernah selesai selama masih hidup.

Bagi sebagian orang dengan penghasilan minimal berusaha dicukup-cukupkan untuk memenuhi kebutuhan standarnya meskipun kadang kurang layak untuk standar kehidupan tetapi pada sebagian orang ada yang bekerja lebih keras lagi supaya hasilnya dapat mencukupi kebutuhan hidupnya. Semua itu tergantung masing-masing individu. Pola kerja yang sudah dilakukan berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun akan menjadi suatu kebiasaan atau habit, dengan kebiasaan akan menjadi karakter dan karakter ini akan menentukan nasib atau hasil yang kita kerjakan.

Bicara tentang kebutuhan standar kehidupan ada yang dibawah standar, memenuhi standar dan diatas standar. Pilihan itu ada pada diri kita masing-masing. Bagi sebagian besar orang yang bekerja dan mempunyai atasan tentu waktu bekerjanya sudah ditentukan mulai masuk pagi sampai sore kadang disambung dengan lemburan, sedangkan lama waktu bekerja sekitar 8 jam dalam sehari sudah termasuk dengan istirahat selama 1 jam. Di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Medan, Makassar dan kota-kota besar lainnya serta kota penyangga disekitar kota-kota besar tersebut sangat padat penduduknya yang semua itu akan menyebabkan kemacetan lalu lintas dimana-mana dan hal inilah yang tidak disadari oleh banyak orang sehingga dalam sehari mereka hanya menghabiskan waktunya di jalan bisa 3 sampai 4 jam berarti dalam sehari sekitar 12 jam …..wooow manusia luar biasa. Bagaimana dengan hasil yang didapatkan, apakah seimbang dengan jerih payah…? Dan ini dilakukan setiap hari minimal 5 hari dalam seminggu.

Dengan keadaan seperti diatas bila diri kita mau berubah tentu ada jalan keluarnya tanpa harus meninggalkan pekerjaan utamanya yaitu memanfaatkan waktu 1-2 jam setelah bekerja setiap hari untuk membangun suatu usaha atau bisnis dengan modal terjangkau, waktu fleksibel, pertanyaannya usaha seperti apa dan bagaimana caranya…?

Bisnis ini mudah dilakukan oleh siapa saja , tidak terikat tempat dan waktu, tidak merepotkan tapi untuk diawal hasilnya cukuplah untuk menopang penghasilan utama. Tetapi bila kita mau mengetahui lebih dalam lagi tentang bisnis ini yang berpotensi menjadi bisnis andalan dimasa depan. Kok bisa ? Mungkin anda saat ini merasa penasaran dan itu pertanda bagus .
Bagi anda dan kita semua tentu sedang mencari cara atau suatu terobosan baru untuk memenuhi kebutuhan sandang pangan papan diatas standar. KLIK

Artikel terkait :
Tips Mindset Positif
3 Investasi penting diawal berbisnis
4 Pembeda Penting yang Menentukan Penghasilan Anda
6 Cara Cepat Pindah dari Zona E ke Zona S

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *