6 Cara cepat pindah dari zona E menuju zona S

1.Harus punya niat yang kuat.

Untuk memulai pekerjaan apapun harus dimulai dengan niat yang kuat karena niat yang kuat akan menentukan hasil yang didapat, jadi pikirkanlah dulu hasil apa yang akan didapat sebelum mengerjakan sesuatu atau arah yang dituju harus jelas. “Niat yang kuat ini juga bisa terjadi karena keterdesakkan” artinya yang dibutuhkan harus didapat dengan batas waktu tertentu biasanya terjadi untuk jangka yang pendek sehingga apapun resikonya siap dijalankan atau bisa juga niat yang kuat terjadi untuk jangka menengah dan jangka panjang sehingga hal ini dapat dibuat program secara detail dan terrencana dengan baik supaya hasilnya sesuai dengan harapan.

2.Cari informasi yang akurat ( dari banyak sumber ).

Di era sekarang ini semua serba mudah didapat apalagi yang berhubungan dengan dunia ilmu dan tehnologi (Iptek), dapat dicari via internet. Disini kita “mencari data dan informasi yang detail dan akurat”. Misalnya bagaimana kisah orang yang sudah bekerja selama 30 tahun lebih yang mengabdi kepada bos sedangkan yang bersangkutan tidak mempunyai usaha sebagai penopang penghasilan utama. Begitu juga kisah orang yang sudah pensiun yang rata-rata berusia 55 tahun tanpa mempunyai usaha sampingan dan masih banyak kisah sejenis yang dapat kita jadikan cermin kehidupan diri kita di hari esok. Bagaimana bila orang yang sudah pensiun diberikan usia cukup panjang misal sampai 80 tahun, proses kehidupan menuju usia 80 tahun ini tentu banyak hal yang bisa terjadi, karena sudah usia lanjut dimana semua fungsi organ tubuh mulai menurun sehingga sering sakit dan berapa biaya berobatnya perbulan pertahun tentu tidak sedikit dan ini akan menguras rekening orang tersebut. Hal diatas sebagai contoh kecil saja yang sering kita jumpai disekeliling kehidupan kita. Informasi inilah yang membuat diri kita harus secepatnya hijrah dari zona E menuju zona S, tentu dengan cara yang terprogram dengan baik.

3.Ambil keputusan secepatnya dengan penuh keyakinan.

Bila perihal nomer 1 dan 2 sudah dipahami dengan benar maka keputusan yang diambil diharapkan bisa tepat dengan penuh keyakinan. Yakin merupakan hal penting dalam setiap keputusan karena dengan “yakin langkah-langkah yang dikerjakan setiap hari dipenuhi dengan optimisme” dan hal inilah yang membakar semangat dari waktu ke waktu. Yakin adalah langkah awal bahwa hasilnya seolah-olah sudah ada didepan mata kita.

4.Angkat pelatih/ coach/ mentor yang kredibel.

Dalam setiap perjalanan kehidupan terutama dalam hal usaha atau bisnis apapun sebenarnya cara yang paling mudah adalah dengan “mengangkat pelatih/ coach/ mentor” yang akan mengarahkan, membimbing dan mengkoreksi apa yang akan dan sudah kita kerjakan maka hal ini sangat membantu bila ditinjau dari segi waktu, tenaga, hasil, keuangan dan lain sebagainya. Dalam mengangkat pelatih tentu kita juga tidak boleh sembarangan tapi perlu diselidiki lebih dulu bagaimana kejujurannnya, keikhlasannya dalam membimbing, apakah betul-betul menguasai ilmunya dan sebagainya. Disini kita juga bisa cari infomasi via off line dan on line, tetapi mencarinya juga jangan terlalu lama sehingga akan menimbulkan keragu-raguan dalam diri kita.
Pindah Zona
5.Ikuti cara yang diarahkan dan sarankan oleh pelatih
.
Cara-cara yang diarahkan oleh mentor kita perlu diikuti dengan baik artinya jangan menyimpang karena akan merugikan diri sendiri. Memang biasanya diawal karena kita baru kenal atau mentor usianya lebih muda, disini akan timbul dalam diri kita menganggap remeh, menganggap gampang sehingga hal inilah yang menjadi kendala dalam belajar bersama mentor. “Proses adaptasi pergaulan memegang peranan penting” dalam hal ini, makin cepat beradaptasi dengan proses belajar, dengan kenalan-kenalan baru, dengan tempat belajar , semua ini juga menentukan proses cepat tidaknya dalam menyikapi hal-hal baru. Makin cepat beradaptasi maka semua proses yang lain juga akan mengikutinya.

6.Bertindak dan evaluasi diri.
Setelah mengikuti semua tahapan diatas saatnya untuk melakukan action atau bertindak sesuai arahan yang sudah diberikan oleh mentor kita. Hendaknya tahapan dikuti dengan seksama jangan terburu-buru ingin cepat selesai dan mendapatkan hasil. Memang meskipun sudah diarahkan oleh mentor bukan berarti dalam proses bertindak akan mulus-mulus saja tapi kadang ada saja kendala yang kita hadapi dan jangan cepat putus asa atau menyerah . Biasanya pada tahap awal 1 sampai dengan 3 bulan inilah proses yang betul-betul menjadi ujian dalam berjuang, bila dalam bulan ke 4 dan seterusnya biasanya sudah terbentuk pola dalam menghadapi kendala , hal inlah yang akan membawa seseorang akan terus berjuang sehingga akhirnya mendapatkan hasil sesuai harapannya. “Semua tindakan tetap diperlukan sebagai koreksi secara berkesinambungan”, tentunya dilakukan secara bersama antara diri kita dengan mentor, bisa secara off line maupun on line.

SIKAP ANDA MENENTUKAN POSISI ANDA

SEMOGA BERMANFAAT

Pencarian dari Google :

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *